40. DI HARI-HARI TERAKHIR INI, ADA BANYAK UMAT TUHAN YANG TERKECOH DAN KECELE

“Apa arti terkecoh?”
Terkecoh itu artinya tertipu.
“Mengapa terkecoh?”
Karena banyak umat TUHAN menganggap diri mereka kaya di hadapan TUHAN.
Tetapi kenyataannya, mereka bukanlah kaya di hadapan-Nya, melainkan mereka itu melarat, malang, miskin, buta dan telanjang seperti jemaat Laodikia (baca: Wahyu 3:14-22).
Pertanyaannya, “Mengapa terkecoh?”
Karena banyak umat TUHAN yang beranggapan bahwa rajin beribadah, rajin menghadiri acara-acara rohani, rajin melakukan aktivitas pelayanan, dan rajin ikut dalam acara pujian dan penyembahan menunjukkan kerohanian mereka berisi dan penuh secara rohani, hal itu menunjukkan kerohanian mereka bertumbuh, padahal kenyataannya tidak.
—o0o—
“Dan mengapa banyak umat TUHAN yang kecele?”
Karena mereka menganggap memiliki padahal mereka tidak memilikinya, mereka menganggap berisi padahal mereka tidak berisi, dan mereka menganggap penuh padahal mereka tidak penuh.
Ketika semua yang mereka anggap ada padahal ternyata tidak ada, hal itu yang membuat mereka kecele.
Kecele memiliki arti dalam keadaan tidak mendapatkan (tidak menemukan, dan tidak memperoleh) apa yang diharapkan (diduga, dicari, dan sebagainya) – berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
—o0o—
Ketika umat TUHAN terkecoh dan kecele, itu merupakan hal yang mengerikan.
Terlebih lagi ketika hal tersebut terjadi pada hari-hari terakhir ini.
Karena itu, sangat penting bagi setiap kita menyadari sedini mungkin bagaimana keadaan kita yang sebenarnya supaya kita tidak terlambat.
Dan sangat penting setiap kita mengevaluasi sedini mungkin (apa yang membuat kita bertumbuh) apabila yang selama ini membuat kita bertumbuh itu ditiadakan.
Apakah kita masih tetap dapat bertumbuh atau melempem?
—o0o—
Saya mau buku yang sederhana ini mampu menyuarakan pesan-pesan penting dan serius bagi gereja-Nya.
Buku ini bukanlah buku yang baik-baik sebab berisi pesan yang menyerang kenyamanan Anda.
Dan buku ini akan membenturkan Anda kepada mitos pertumbuhan dan kepada kenyataan pertumbuhan sejati.
Ketika Anda membaca buku ini, kenyamanan Anda akan terusik.
Saya percaya, ketika Anda terusik kenyamanannya, Anda akan memutuskan untuk berhenti membacanya dan membuang buku ini, atau Anda menyelesaikan sampai halaman terakhir.
—o0o—
Di hari-hari terakhir ini, dibutuhkan orang-orang yang menyalakan alarm-Nya.
Dan sekarang ini, orang-orang yang menyalakan alarm-Nya bertambah jumlahnya.
Semoga setelah Anda membaca buku sederhana ini, Anda menjadi salah seorang yang menyalakan alarm-Nya bagi gereja-Nya supaya jangan terlambat. ***
Artikel ini diambil dari buku ‘JANGAN SEPERTI KERUPUK’ ***
