56. APA PENYEBAB ELIMELEKH DAN NAOMI MENINGGALKAN BETLEHEM?
“APA PENYEBAB ELIMELEKH DAN NAOMI MENINGGALKAN BETLEHEM?”

Nama pria itu adalah Elimelekh, dan nama istrinya adalah Naomi. Nama kedua anak laki-lakinya adalah Mahlon dan Kilyon, orang-orang Efrata dari Bethlehem-Yehuda. Tibalah mereka di padang Moab, dan tinggallah mereka di sana. (Rut 1:2, IMB)
Sebuah pertanyaan, “Apa yang menyebabkan Elimelekh meninggalkan Bethlehem?”
Kalau dari Rut 1:1, kita menemukan penyebabnya adalah kelaparan.
Namun ketika saya merenungkan dari sisi arti nama Elimelekh, Naoni, Mahlon dan Kilyon, saya menemukan jawaban yang lain atas pertanyaan di atas.
ARTI NAMA ‘ELIMELEKH’
Kita mulai dari nama ‘Elimelekh’, yang berarti ‘my God is king’, atau ‘TUHAN-ku adalah raja.’
Dari arti nama itu, kita mendapatkan gambaran tentang kehidupan Elimelekh, yaitu kehidupan yang penuh dengan pengenalan dan pengalaman bersama TUHAN.
Bukan seorang yang kelihatannya berisi, padahal kosong.
Bukan seorang yang ‘serba tahu’ tetapi ia tidak tahu, karena tidak mempunyai pengenalan dan pengalaman akan TUHAN.
Dan bukan seorang yang gegabah, karena Elimelekh seorang yang membangun keintiman dan kedalaman bersama-Nya sehingga setiap langkahnya melibatkan TUHAN.
Tidak berjalan semaunya.
Dan tidak bergerak seenaknya.
Hidupnya berada dalam arahan Ilahi.
Karena ia membiarkan TUHAN menguasai hidupnya sehingga ia bergerak sesuai dengan tuntunan-Nya.
ARTI NAMA ‘NAOMI’
Nama ‘Naomi’ berarti menyenangkan, baik, indah, menggembirakan.
Ada arti yang lain, kesukaanku dan manis.
Dari arti nama itu, kita tahu kalau Naomi adalah seorang yang mengalami kesukaan demi kesukaan dari TUHAN.
Hidupnya mengalami banyak hal manis yang mengenyangkannya.
Selain itu, Naomi terlihat mampu mengubah peristiwa yang pahit menjadi manis.
Dan ia mampu mengubah hal-hal yang tidak mengenakkan menjadi hal yang menyenangkan.
Apa saja yang terjadi dalam hidup Naomi, ia sanggup menetralisir sehingga hidupnya tetap manis, tetap menyenangkan, dan tetap murni.
KETIKA ELIMELEKH DAN NAOMI TIDAK MAMPU MENGATASI SESUATU YANG MEMBUAT KEDUANYA TIDAK LAGI BERJALAN DALAM TERANG-NYA
Kehidupan itu seperti mengendarai sebuah mobil.
Ada jalan yang lurus, ada jalan yang berbelok-belok.
Ada jalan yang menanjak, ada jalan yang menurun.
Ada yang rata, ada juga jalan yang bergelombang.
Ada jalan yang berlubang kecil, ada jalan yang berlubang besar.
Ketika melewati jalan yang berlubang besar, ada kalanya kita bisa melewatinya dengan lancar, tetapi adakalanya ban mobil kita terjerembab dalam sebuah lubang berlumpur.
Kita sudah berupaya keluar dari lubang itu, namun berkali-kali gagal, bahkan sepertinya upaya kita malah memperparah keadaan.
—o0o—
Saya menduga kalau Elimelekh dan Naomi mengalami peristiwa yang menggoncang hidup mereka.
Pada saat itu, mereka tidak lagi berjalan dalam terang-Nya.
Mulai oleng.
Rapuh.
Ambruk.
Dan memutuskan untuk pergi meninggalkan Betlehem.
—o0o—
“Dari mana Bro. SteHe menafsirkan kalau Elimelekh dan Naomi mengalami peristiwa yang menggoncang hidup mereka?”
Dari dari arti nama kedua anak mereka.
ARTI NAMA ‘MAHLON’
Nama ‘Mahlon’ berarti ‘orang sakit’ atau ‘sakit-sakitan’.
“Apa yang ada dalam benak Anda ketika Elimelekh memberi nama anak pertama yang berarti ‘sakit-sakitan’?”
Kemungkinan Elimelekh mengalami peristiwa yang menyakitkan.
Entah ia memendam rasa sakit yang disebabkan oleh pemimpin rohaninya, entah ia memendam rasa sakit yang disebabkan oleh komunitasnya, dan entah ia memendam rasa sakit yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang membuatnya berdarah, yang ia sendiri tidak bisa menyembuhkannya.
TERPURUK DALAM KUBANGAN
Saya melihat ada orang yang terpuruk dalam kubangan.
Ketika seseorang gagal mengatasi sakit hatinya, akibatnya tahun-tahun hidupnya hilang.
Kalau ia seorang petani, maka ia adalah petani yang gagal panen.
Tidak ada hasil yang bisa ia bawa ke rumahnya.
Artinya, kalau ia pelayanan, tetapi pelayanannya seperti sekam, kosong.
Kalau ia berkhotbah, tetapi khotbahnya kosong, bahkan ada khotbah namun tidak bisa landing (tidak bisa mengakhiri), muter-muter tidak jelas.
Dan kalau ia memimpin jemaat, tetapi langkah-langkah kepemimpinannya kosong.
Ya, seperti peribahasa ‘tong kosong nyaring bunyinya’, semuanya kosong.
SKANDALON
Sakit hati berasal dari kata Yunani, ‘skandalon’.
Dari kata itu muncul kata ‘skandal’.
“Apa arti skandalon?”
Skandalon digambarkan sebagai potongan kayu yang dipakai untuk menjaga pintu perangkap binatang tetap terbuka.
Sepotong makanan ditaruh di dalam perangkap itu untuk memikat binatang masuk.
Ketika ada seekor binatang masuk, ia akan menabrak skandalon atau potongan kayu itu, yang berarti pintu akan tertutup. Dan binatang itu akan terperangkap di dalam, tidak bisa melarikan diri.
Itulah yang dilakukan sakit hati, yaitu menutup tahun-tahun hidup dan menyumbat banyak hal dalam hati kita, serta membuat kita terperangkap dalam kurungan dengan pemikiran yang salah dan sikap yang negatif.
ARTI NAMA ‘KILYON’
Arti nama ‘Kilyon’ adalah ‘yang dibuang jauh-jauh’.
“Apa arti nama ‘Kilyon’ itu bagi Elimelekh dan Naomi?”
Kemungkinan mereka mengalami peristiwa yang membuat mereka dibuang jauh-jauh, tidak diingini, dikucilkan, diasingkan dan diusir.
—o0o—
Saya melihat ada orang yang dari muda telah terdidik dalam pelayanan.
Dibangun dalam hadirat TUHAN.
Dan diubah oleh proses TUHAN.
Hidup dalam kekudusan.
Setelah puluhan tahun dalam pelayanan yang dibangun dengan air mata, keringat, kesungguhan, pengabdian dan hati yang mengasihi jiwa-jiwa. Namun semua itu mulai sirna, tidak berbekas, tidak ada sisanya.
“Mengapa?”
Karena telah kehilangan hati.
“Mengapa kehilangan hati?”
Karena membiarkan hatinya retak oleh sakit hati.
JANGAN MELAHIRKAN MAHLON DAN KILYON!
Saya melihat ada orang yang tampak pemakaian TUHAN dalam hidupnya, namun dalam tahap tertentu dalam kehidupan mereka gagal melewatinya, akibatnya mereka kepahitan dan keluar dari edaran Ilahi.
Lalu hilang dan menghilang. ***
Artikel Ini diambil dari buku: Melebihi Batas.
