27. KESALAHAN SEPELE DI HARI-HARI TERAKHIR

KESALAHAN SEPELE DI HARI-HARI TERAKHIR

Buku jangan padam pelitamu

Judul bab ini akan membuat Anda berkerenyit.

Mengapa?

Karena membahas tentang kesalahan gadis-gadis bodoh yang merupakan kesalahan yang sepele. Kesalahan itu hanya masalah mengabaikan saja, tetapi yang mereka abaikan merupakan hal yang utama di hadapan TUHAN.

Akibatnya, gadis-gadis bodoh itu tidak dapat masuk ke ruang pesta. Artinya, kesalahan sepele yang mereka abaikan itu berakibat fatal.

—o0o—

Kita mulai dari gadis-gadis penyambut mempelai pria yang berkumpul di tempat yang telah ditentukan, tetapi di antara gadis-gadis penyambut mempelai pria itu ada yang menganggap tidak perlu membawa buli-buli berisi minyak cadangan.

Alasannya karena mereka menganggap kedatangan mempelai pria tidak akan lama. Jadi, tidak perlu repot-repot membawa buli-buli berisi minyak cadangan.

Tetapi anggapan mereka salah, ternyata mempelai pria tidak kunjung datang, dan hal itu menyebabkan pelita mereka hampir padam.

Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. (Matius 25:5)

Ketika mempelai pria datang, gadis-gadis penyambut mempelai pria itu bangun dari tidur, lalu mereka membereskan pelita masing-masing.

Di saat itu, barulah mereka menyadari betapa fatalnya kesalahan yang mereka anggap sepele. Pelita mereka mulai padam, padahal mereka tidak membawa minyak cadangan. Sedangkan untuk menyambut mempelai pria, pelita harus dalam kondisi menyala.

—o0o—

Awalnya mereka berharap teman-temannya yang membawa minyak cadangan, mau berbagi. Karena tidak diberi, mau tak mau mereka harus membeli minyak di penjual minyak.

MENJELANG KEDATANGAN-NYA KITA HARUS MEMPERSIAPKAN PELITA KITA MASING-MASING

Sekarang ini merupakan saat yang menentukan. Karena menjelang kedatangan Mempelai Pria, yaitu Yesus Kristus, setiap kita harus mempersiapkan pelita kita masing-masing.

Ketika kita mempersiapkan pelita kita masing-masing, kita harus memastikan pelita tersebut dapat berfungsi dengan baik. Hal itu berarti harus diperiksa dengan saksama baik sumbunya, minyak dalam pelitanya, maupun apakah pelita tersebut dapat menyala dengan baik atau tidak saat digunakan.

Juga harus menyiapkan cadangan minyaknya.

Mengapa?

Karena pada saat kedatangan Mempelai Pria, setiap pelita harus menyala, tidak boleh ada pelita yang padam.

KETIKA KESALAHAN SEPELE MENJADI MASALAH SERIUS

Yang pertama, ketika gadis-gadis yang tidak membawa cadangan minyak itu pergi untuk membeli minyak.

Gadis-gadis yang tidak membawa cadangan minyak itu harus pergi untuk membeli minyak. Kesalahan mereka yang sepele itu menjadi kesalahan serius.

Mengapa?

Karena mereka membeli minyak pada saat yang tidak tepat. Ketika mempelai pria datang, mempelai pria itu segera masuk ke ruang pesta bersama dengan orang-orang yang telah siap sedia. Tanpa mau menunggu siapapun (yang tidak siap).

—o0o—

Yang kedua, mempelai pria datang dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dia ke ruang perjamuan kawin.

Kata kunci dari Matius 25:10 adalah ‘siap sedia’.

Tanpa mau menunggu!

Ketika mempelai pria itu datang, ia akan masuk ke ruang pesta bersama-sama dengan orang-orang yang telah siap sedia.

Urusan ‘siap sedia’ ini merupakan urusan yang serius di hadapan TUHAN.

Karena itu, siapkan dirimu menjelang kedatangan-Nya.

Jangan menunda-nunda! Jangan memperlambat diri! Dan jangan tertambat seperti istri Lot (baca: Lukas 17:32)!

JANGAN TIDAK ADA MINYAK PADAMU!

Sekarang ini merupakan saat-saat yang berharga.

Mengapa disebut sebagai saat-saat yang berharga?

Sesuatu dianggap berharga ketika sudah menjadi langka.

Itu artinya, merupakan waktu yang tersisa hanya sedikit, tidak banyak lagi.

Karena itu, siapkan dirimu!

Gunakan waktu yang sedikit itu sebaik-baiknya!

Jangan tidak ada minyak padamu!

—o0o—

Dan yang ketiga, lalu pintu ditutup.

Kalimatnya pendek, yaitu lalu pintu ditutup. Terjemahan TSI menuliskan, Lalu pintunya dikunci.

Ketika gadis-gadis bodoh yang datang setelah mereka membeli minyak, ternyata pintu sudah ditutup.

Mereka terlambat.

Terlambat di hari-hari terakhir ini mempunyai arti yang serius.

Mengapa?

Karena tidak mempunyai kesempatan untuk memperbaiki diri atau membawa kekurangan yang telah ditetapkan.

Sekalipun pelita mereka telah berisi penuh minyak, sekalipun mereka telah membawa minyak cadangan, dan sekalipun pelita mereka telah menyala kembali, tetapi semua hal itu tidak bisa mengubah keadaan mereka.

Mereka terlambat dan pintu telah tertutup! Dan mereka tidak bisa masuk ke ruang pesta sekalipun mereka mengetuk-ngetuk pintu.

Keterangan: Artikel ini diambil dari buku ‘JANGAN PADAM PELITAMU!’. ***